Penyebab Kalibrasi Tidak Memenuhi Syarat dan Langkah-Langkah Operasi Kalibrasi untuk Elektroda Pengukur Ion dari Lianhua Technology
Beberapa pelanggan mengalami masalah selama proses kalibrasi pengukur ion Teknologi Lianhua (model LH-E4ISE dan LH-ISE310), antara lain nilai potensial yang tidak berubah, fluktuasi potensial yang parah dan tidak stabil, kegagalan kualifikasi potensial nol (blank), kalibrasi kemiringan (slope) yang abnormal, serta hasil pengukuran yang menyimpang. Ikuti prosedur pemeriksaan dan kalibrasi di bawah ini untuk pemecahan masalah:
I. Persiapan & Pemeriksaan Elektroda
Periksa keberadaan gelembung udara di dalam elektroda. Jika terdapat gelembung, goyangkan elektroda secara perlahan untuk menghilangkannya; jika tidak, proses kalibrasi akan gagal meskipun langkah aktivasi dan kalibrasi telah dilakukan dengan benar.
Untuk elektroda baru, kegagalan kalibrasi sering disebabkan oleh kristal yang menyumbat sambungan cairan di ujung elektroda. Kocok elektroda secara perlahan beberapa kali sebelum aktivasi dan kalibrasi untuk mengatasi masalah ini. Jika masalah berlanjut, letakkan elektroda dalam gelas kimia yang berisi air murni dan lakukan sonikasi menggunakan pembersih ultrasonik selama 5–10 menit guna membersihkan sumbatan secara efektif.
Beberapa elektroda memerlukan larutan elektrolit pengisi. Lubang pengisian harus tetap terbuka selama proses kalibrasi dan pengukuran. Pastikan tidak ada gelembung udara terus-menerus yang tersisa setelah pengisian ulang. Pertahankan volume elektrolit minimal dua pertiga dari volume interior elektroda (sedikit di bawah lubang pengisian) selama operasi, serta isi ulang elektrolit secara tepat waktu sesuai kebutuhan.
II. Aktivasi Elektroda
Elektroda baru harus menjalani aktivasi sebelum digunakan pertama kali. Elektroda yang tidak digunakan selama lebih dari setengah bulan juga memerlukan reaktivasi. Siapkan larutan standar dengan konsentrasi 50 mg/L yang sesuai dengan ion target untuk aktivasi. Patuhi secara ketat durasi aktivasi yang ditentukan dalam manual; waktu aktivasi yang dipersingkat akan mengakibatkan potensial tidak stabil dan kegagalan kalibrasi.
III. Persiapan Larutan Standar & Kalibrasi
Siapkan dua larutan standar kalibrasi dengan perbedaan konsentrasi 10 kali lipat (misalnya, 10 mg/L dan 100 mg/L). Tambahkan penyesuaian kekuatan ion sebanyak 2% dari volume larutan standar. Pastikan persiapan larutan standar akurat dan bebas kontaminasi. Pengaduk elektromagnetik direkomendasikan selama proses kalibrasi. Lakukan kalibrasi mulai dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi. Tunggu sekitar satu menit hingga potensial stabil setelah beralih ke masing-masing larutan standar sebelum mengonfirmasi dan melanjutkan ke titik kalibrasi berikutnya.
Setelah penyelesaian kalibrasi, verifikasi beda potensial antara dua titik tersebut:
Elektrode ion monovalen (misalnya, elektrode fluorida, elektrode klorida): rentang kemiringan yang dapat diterima = 56 ± 4
Elektrode ion divalen (misalnya, elektrode kalsium): rentang kemiringan yang dapat diterima = 27 ± 4
Lakukan kalibrasi ulang jika kemiringan berada di luar rentang yang memenuhi syarat.
IV. Penanganan Pengecualian Khusus
Kegagalan kalibrasi setelah penggunaan elektrode dalam waktu lama mungkin disebabkan oleh lemak dalam sampel air yang mengurangi sensitivitas elektrode.
Kerak kapur dalam sampel air dapat menyumbat membran sensor elektrode dan memperlambat respons elektrode.
Pengujian sampel air yang sangat asam atau sangat basa secara serius menurunkan masa pakai elektrode dan secara drastis mengurangi sensitivitasnya.
Elektrode yang telah digunakan lebih dari enam bulan umumnya gagal dalam proses kalibrasi akibat penuaan alami.
Hindari mengukur tiga jenis sampel air bermasalah yang disebutkan di atas. Bersihkan elektroda secara menyeluruh segera setelah pengukuran. Ganti elektroda jika upaya kalibrasi berulang tetap tidak berhasil.
V. Pemeliharaan Rutin & Interval Kalibrasi
Penyimpanan jangka pendek (kurang dari satu minggu atau penggunaan harian yang sering): Rendam elektroda dalam larutan standar ion target pada konsentrasi 10–20 mg/L untuk mencegah pembentukan kristal internal.
Penyimpanan jangka panjang (lebih dari satu minggu): Gunakan pipet untuk menguras seluruh elektrolit pengisi internal, bilas elektroda secara menyeluruh dengan air terdeionisasi, dan simpan ujung elektroda dalam keadaan kering di dalam tutup pelindungnya.
Siklus kalibrasi: Lakukan kalibrasi minimal sekali seminggu untuk mencegah pergeseran data pengukuran.